Sejak penemuan Emas, Emas telah memainkan peran yang sangat besar dalam penataan kebijakan pemerintah dan mempengaruhi pergerakan pasar keuangan. Hal ini lebih dari sekadar komoditas lain, itu adalah mata uang yang telah berkembang pasar selama 5.000 tahun terakhir. Emas dan perak adalah mata uang hanya tidak diciptakan dan dikendalikan oleh pemerintah.
Emas dikenal sebagai fondasi dasar untuk semua tabungan jangka panjang dan rencana investasi. Selama berabad-abad, investor telah berinvestasi dalam emas sebagai ukuran yang diambil untuk lindung nilai aset mereka. Hal ini terutama berlaku pada saat krisis keuangan. Oleh karena itu, karena stabilitas, harga emas adalah investasi yang sangat menarik dalam portofolio setiap investor.
Uang pemerintah saat ini adalah mata uang FIAT. Sebuah mata uang FIAT adalah mata uang yang dibawa ke dalam keberadaan oleh keputusan pemerintah. Nilai emas, di sisi lain, adalah independen dari setiap undang-undang pemerintah. Tidak seperti mata uang FIAT, emas diterima sebagai berharga tanpa perlu perlindungan hukum.
Diversifikasi portofolio
Emas telah secara bertahap berubah menjadi aset penting bagi para investor mencari untuk diversifikasi portofolio mereka. Diversifikasi portofolio adalah mendistribusikan kekayaan seseorang ke kelas aset yang berbeda seperti uang tunai, hutang, ekuitas, properti, emas, obligasi dan sebagainya. Kelas-kelas aset memiliki harapan imbalan tertentu dan risiko yang melekat padanya.
Diversifikasi portofolio mengacu untuk mengurangi risiko investasi dengan membeli berbagai aset. Hal ini menyarankan bahwa 5% sampai 15% dari portofolio investasi harus mengandung logam mulia ini.
inflasi Hedge
Emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Faktor yang paling konsisten menentukan harga emas telah inflasi - inflasi naik, harga emas naik bersama dengan itu. Sejak akhir Perang Dunia II, lima tahun di mana inflasi AS berada di tertinggi adalah 1946, 1974, 1975, 1979, dan 1980. Selama lima tahun, tingkat pengembalian riil rata-rata pada saham, yang diukur oleh Dow, turun 12,33%, tetapi di sisi lain, pengembalian riil rata-rata pada emas naik 130,4%.
Hedge Mata Uang
Emas telah mempertahankan perannya sebagai aset moneter. Bank-bank sentral di seluruh dunia masih menahan sekitar 12 persen dari cadangan mereka di emas, dan beberapa individu swasta bahkan menggunakan emas untuk menyelesaikan pembayaran. Namun, emas tidak "dikeluarkan" oleh pemerintah tertentu dan tidak terikat untuk setiap rezim politik. Dalam hal ini, mata uang, benar-benar global internasional, bebas dari asosiasi politik atau nasional dan kewajiban.
Manajemen Risiko
Secara umum, emas dianggap sebagai investasi berisiko rendah karena harga biasanya tidak sangat fluktuatif. Harga emas cenderung berfluktuasi tidak lebih dari terbesar di dunia blue-chip seperti indeks pasar saham S & P 500. Itulah sebabnya banyak investor dengan profil risiko rendah tertarik dengan emas. Namun, para investor pada aset berisiko tinggi juga menemukan emas berguna karena mereka dapat menggunakannya sebagai leverage untuk mengelola risiko mereka.
Permintaan dan Pasokan
Sebanyak 165.000 ton emas, kira-kira setara dengan 5,3 miliar troy ounce, telah ditambang dari awal sejarah manusia hingga 2009. Pengamatan permintaan emas dunia barat tahunan memberikan gambaran pertumbuhan dipercepat. Ini adalah melihat bahwa sementara permintaan emas tumbuh, produksi tambang masih relatif rendah. Permintaan emas meningkat 1,9 kali lebih cepat dari pasokan tahunan, menyebabkan harga emas melonjak secara dramatis selama bertahun-tahun.

